Tampilkan postingan dengan label KKN (minggu 3). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KKN (minggu 3). Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 Agustus 2014

KKN minggu ketiga (16 agustus 2014) “Pelatihan Kreatifitas Siswa”

Assalamualaikum wr. wb.
Karya Pribadi
postingan kali ini akan melaporkan tentang kegiatan kami pada hari sabtu tanggal 16 Agustus 2014. biar gak kebanyakan basa - basi yok kita baca laporanya.

Hari / Tgl : Sabu / 16 Agustus 2014.
Anggota yang hadir : Putriane, Stenny, Yuli, Khusnul, Luthfi, Feri, Zizah dan Andi.
Kegiatan yang dilakukan :
  1. Datang pukul 07.00 wib ke SDN Lemah Putro 1. Langsung menuju ruang Sumber, dimana ruangan ini memang difungsikan khusus untuk anak ABK. Di ruangan ini terdapat banyak alat peraga, alat refreshing dan sarana pembantu pembelajaran.

  2. Setelah seluruh anak ABK kelas 5 A dan B berkumpul di ruang Sumber, ada sekitar 6 orang murid, mereka kami berikan sebuah tontonan edukasi. Sebuah film animasi berjudul Profesor Ula, dimana dengan tokoh burung hantu lucu sebagai profesor yang cerdas, film ini mengajarkan kepada anak-anak tentang ilmu pengetahuan alam dan hal-hal kecil yang terjadi di sekitar kita. Seluruh murid sangat antusias, walaupun hanya melihat film tersebut dari media laptop berlayar kurang dari 16inch dan sound dari speaker seadanya. Tapi tak mengurangi semangat dan minat mereka menambah pengetahuan dari si burung hantu lucu. Menonton film ini sampai pukul 07.50 wib, dengan dipandu oleh Bunda Andi.

  3. Selanjutnya Bunda Andi memberikan pertanyaan-pertanyaan seputar film yang tadi sudah ditonton, dan murid-murid berebutan untuk menjawab. Bagi yang jawabannya benar akan mendapat hadiah berupa gantungan kunci dari flanel yang unyu-unyu ;p Dan salah satu murid yang jawabannnya benar adalah Izhar, mendapatkan hadiah gantungan kunci berbentuk eskrim. Dia tampak sangat senang luar biasa.

  4. Tepat pukul 08.00 wib kegiatan selanjutnya adalah prakarya. Kali ini kami memberikan ketrampilan flanel kepada murid ABK. Mereka duduk melingkar didampingi oleh anggota team Genova. Setelah itu saya (Putri) membagikan peralatan berupa kain flanel berbagai warna dan bentuk, bolpoin, gunting dan alas flanel berwarna ungu sebagai media tempelnya. Dengan didampingi teman-teman Genova, murid-murid ABK asyik membuat pola di kain flanel, menggunting, membuat hiasan dan lain sebagainya. Kakak pendamping selain membantu juga mengawasi dengan hati-hati agar tidak ada murid yang terluka ketika menggunakan gunting. Dan syukurlah semua berjalan lancar dan menyenangkan. Saya standby dengan lem tembak di tempat terpisah, bertugas sebagai seksi lem karena selain lengket, lem tembak ini panas dan cukup berbahaya bagi murid-murid karena ada sambungan listriknya. Prakarya ini membuat gantungan kunci atau tempelan kulkas bermagnet. Terserah murid-murid memilih mana, dan mayoritas mereka memilih membuat tempelan kulkas. Saya dan teman-teman tidak menyangka, ternyata hasil karya para murid sangat kreatif dan indah, mengagumkan. Ada beberapa murid bahkan membuat kalung berbandul huruf nama mereka yang keren sekali.

  5. Tak terasa sudah pukul setengah sepuluh dan waktunya istirahat. Sebelum istirahat, kami semua berfoto bersama murid-murid dengan membawa hasil karya masing-masing untuk dipamerkan di blog Genova. Semoga ketika murid-murid itu membawa pulang hasil karya mereka, keluarga mereka dirumah bangga dan kagum bahwa anak mereka walau terbatas tapi bisa membuat prakarya yang luar biasa ini.

  6. Pukul 10.00 wib, setelah istirahat, kami melanjutkan kegiatan dengan mengadakan lomba Joget Cesar. Dimana para murid berdiri berjejer dan kami memainkan musik ‘Buka Sitik Jos’ ala Cesar. Para murid tak malu-malu langsung berjoget dengan semangat dan sangat lucu untuk disaksikan. Kami mengabadikannya dengan video dan foto. Tiba-tiba lagu sengaja kami matikan, dan peraturannya adalah jika lagu mati, maka gerakan joget dalam posisi apapun juga harus berhenti. Maka dengan posisi lucu dan aneh-aneh, para murid berdiri mematung dengan wajah geli menahan senyum. Kami juga selaku panitia ikut tertawa renyah melihat tingkah lucu adek-adek ini. Musik pun kami mainkan kembali dan begitu seterusnya sampai jika ada yang bergerak ketika musik dimatikan, dia harus keluar dari permainan dan dianggap kalah. Akhirnya satu orang berhasil ditetapkan sebagai pemenang, yaitu adik tampan bernama Lukman. Dia mendapat hadiah berupa gantungan kunci dari flanel berbentuk gitar.

  7. Pukul 10.30 wib kegiatan kami akhiri karena murid-murid harus kembali ke kelas masing-masing untuk bersiap-siap pulang pada pukul 11.00 wib.

Sepertinya cukup sekian laporan saya, semoga kegiatan Genova ke depannya semakin meriah, semakin disenangi murid-murid dan dapat berjalan lancar. Semoga untuk setiap kegiatan utama seperti di hari sabtu ini, semua anggota Genova dapat hadir agar dapat merasakan kegembiraan berbaur bersama adik-adik lucu nan menggemaskan ini. Bahwa KKN bukan sekedar menjalankan proker, rapat atau mengerjakan laporan, tapi KKN ialah mendapatkan pengalaman yang tidak akan pernah kami temukan kalau kami tidak KKN seperti ini. Sebuah pengalaman yang menyenangkan seperti ini. Salam Genova.
laporan tersebut di tulis oleh : Putriane Vallentia selaku koordinator

hmmm.. makin hari makin akrab ajah nie genover dengan siswa inklusi di SDN Lemah Putro 1. semoga KKNnya lancar sampai akhir ya. Amin.

waduh hampir lupa nie untuk sesi dokumentasinya.. tp tenang kami gak lupa kok. ni dia dokumentasi dari kegiatan kami.


Wassalamualaikum wr wb

Kamis, 14 Agustus 2014

KKN minggu ketiga (14 agustus 2014) “Observasi dan Pembelaran/Game edukasi Sains”

Assalamualaikum wr wb.
Ekspresi Bahagia ABK
kali ini Genover akan melaporkan tentang kegiatan hari Kamis Tepatnya tanggal 14 Agustus 2014. untuk kegiatan kali ini dihadiri 80% dari total anggota Genover. kegiatan berlangsung cukup lancar dan di ikuti beberapa Anak Berkebutuhan khusus. mungkin timbul pertanyaan ya kenapa kok hanya anak berkebutuhan khususnya ajah. sebernarnya alasan kami mengobervasi dan memfokuskan ke anak berkebutuhan khusus saja itu karena :

  1. ABK butuh perhatian khusus baik dalam penanganan dan bimbingan. mengingat anggota kami yang terbatas kami memfokuskan untuk anak ABK.
  2. dalam pembuatan software kami memerlukan data tentang anak ABK.
okeh langsung akah kita ke hasil observasi kami.

      Kelas 5B jumlah murid 23 orang, 4 diantaranya ABK (anak berkebutuhan Khusus), mereka duduk dengan berkelompok, khusus anak ABK mendapatkan guru pendamping untuk membatu proses belajar mengajar dan memudahkan mereka untuk berinteraksi dengan anak-anak normal lainnya.

        Dikelas 5B, Anak ABK memiliki kondisi berbeda-beda, antar lain ada yang gangguan belajar, autis hyperaktif , gangguan emosional dan slow learning (telat dalam memahami pelajaran). Keempat anak ini ditangani satu orang guru pendamping, yang tentunya masi kurang memadai mengingat adanya perbedaan dalam kondisi yang diaalami dan tentunya seorang pendamping tak akan mampu maximal memberiakan bantuannya karena butuh konsentrasi ke 4 situasi.

Kondisi anak-anak ABK kelas 5B,tersebut anatara lain
  1. (gangguan emosinal) bukan nama sebenarnya, memiliki gangguan emosional, pemahaman cukup bagus, namun tidak mudah diajak berkomunikasi apabila ada stimulus tidak menyengkan bagi dia untuk betinterasi, secara usia semestinya telah duduk di kelas 2 SMP, pada dasarnya mudah diarahkan, terutama jika hal tersebut menarik bagi dia, suka menggambar pesawatyang sedang tabrakan atau kereta api. Ketika dipertononkan game edukasi dalam bentuk video, dan setelah menonton kemudian diminta untuk menjawab, satu-satunya anak yang bias menjawab dengan benar adalah A

  2. (autis Hyperaktif), anak ini pada dasarnya masi kelihatan normal namun tidak dapat duduk diam, suka membaca, namun saat pelajaran berlangsung cenderung tidak mau menegejakan/memperhatikan pelajaran justru mengambil buku lain atau menggambar.

  3. (gangguan belajar), C pada dasarnya sama dengan anak normal lainnya,pembawaan sering kelihatan malas dan mengantuk, saat pelajaran berlangsung sering menjahili temannya dan jika diminta menulis selalu mengatakan capek. Ketikaa menjelaskan pelajaran harus dilakukan berulang-ulang dan tidak bias lama, akarena akan menyebabkan dia cepat bosan

  4. (gangguan bicara dan slow learning/undefinised) kondisi masi dalam proses observasi oleh karena D jarang masuk, selama berada dikelas, tidak pernah bicara, duduk diam dan tidak bergerak, anaknya rapi dan teratur dalam melakukan aktifitas, tulisannya rapi namun jika diberi penjelasan harus dilakukan berulang, jika diajak bicara suara sangat kecil.
         Hasil Observasi kondisi anak-anak ini masih membutuhkan penjelasan yang lebih akurat terkait kondisi mereka, walaupun dari data sekolah terkait kondisi setiap anak ada, namun sayang bahwa perkembangan anak-anak tersebut tidak tercatat secara baik sehingga tidak diketahui tingkat perkembangan/kemajuannya dalam proses pembelajaran
laporan ini di tulis oleh : Andi Q.S selaku koordinator Observasi Data Lapangan

untuk kegiatan dilanjutkan dengan game edukasi tentunya. untuk kamis pekan ini Genover merangkap kegiatan dikarenakan Game edukasi yang rencana dilaksanakan di tanggal 9 Agustus 2014 tidak dapat di laksanakan karena belum mendapatkan ijin dari pihak sekolah.

dokumentasi :

Wassalamualaikum wr wb.